Menghindari Billshock Pada Tarif Telepon

Dengan semakin mewadahnya smartphone di Indonesia, orang semakin dekat dengan internet. Smartphone yang memberi fasilitas internet membuat orang yang tadinya gaptek menjadi melek teknologi. Smartphone tidak hanya memudahkan pekerjaan, tetapi juga sudah menjadi lifestyle bagi berbagai kalangan.

Operator selulerpun berlomba untuk memberikan beragam paket untuk pengguna smartphone. Salah satu paket yang paling banyak diminati yaitu paket unlimited per bulan, dimana di paket ini bebas menggunaan internet tanpa batas dengan harga tertentu.

Banyak orang yang terkecoh dengan adanya paket unlimited ini. Terutama ketika konsumen hendak pergi ke luar negeri. Mereka menduga paket tanpa batas ini juga berlaku di luar negeri, padahal paket unlimited ini hanya berlaku diIndonesia.

Ketika mereka balik ke Indonesiamereka kaget (billshock) dengan tagihan telepon yang membengkak. Ini kerap terjadi pada pengguna postpaid atau pasca bayar. Tanpa mereka sadari, fasilitas internet seperti facebook, twitter, email, friendster dan media social network lainnya yang biasanya bebas mereka gunakan diIndonesia, ternyata di luar negeri harus mereka bayar dengan harga mahal. Bahkan setiap jejaring sosialnya update status, upload photo, biaya ini ikut ditanggung konsumen di luar negeri. Biaya ini tidak hanya penggunaan internet saja, tapi termasuk menelepon keluar dan menerima telepon masuk pun dikenakan biaya dengan tarif roaming internasional.

Biaya-biaya yang tanpa disadari inilah yang harus diantisipasi oleh setiap konsumen. Selain itu, berusahalah menggunakan operator seluler di luar negeri yang bekerjasama dengan operator seluler yang ada diIndonesia. Hal ini akan mengurangi biaya telepon yang membengkak.

 

Adapun aktivasi yang dikenakan tariff roaming pada saat pelanggan berada di luar negeri adalah:

  1. Menerima panggilan dariIndonesia, panggilan local di Negara pelanggan berada atau panggilan dari Negara lain.
  2. Melakukan panggilan keIndonesia, panggilan ke nomor local di Negara pelanggan berada atau panggilan ke Negara lain.
  3. Melakukan transaksi internet/fax/data
  4. Melakukan transaksi SMS/ MMS

Mahalnya biaya roaming internasional ini sebenarnya bisa diantisipasi jika konsumen membaca website operator seluler. Banyak ketentuan yang berlaku yang tidak tersampaikan oleh customer service. Karena ketentuan dan biaya yang dikenakan setiap negara berbeda satu dengan lainnya.

Untuk menghindari billshock, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan:

  1. Smartphone harus diaktiviasi dulu
  2. Menggunakan jaringan operator seluler yang bekerjasama dengan negera tersebut
  3. Sesampainya di luar negeri, smartphone harus di setting manual dan disesuaikan dengan jaringan yang bekerjasama dengan operator seluler di negara tersebut.
  4. Setiap hendak ke luar negeri, bukalah website operator seluler dan baca ketentuan berlaku agar tidak terjadi billshock
  5. Log out semua fasilitas internet seperti jejaring social, email, dll.
  6. Gunakan fasiltas wi-fi gratis jika tersedia
  7. Menggunakan paket kuota jika ingin membatasi tagihan telepon

 

So, selamat menikmati liburan anda tanpa takut terkena billshock saat jalan-jalan ke luar negeri. Jalan-jalan tanpa rasa was-was.

***

Istiana Sudardjat, Staff YLKI

(Dimuat di Majalah Warta Konsumen)

Related posts:

  1. Tebar Pesona Di Hari Raya
  2. Menghindari Craving Saat Berhenti Merokok
  3. YLKI: SMS Konten Tanggung Jawab Operator
  4. Tarif tol naik lagi ?
Tags : , ,    Share Via : Facebook    Twitter

4 Responses to “Menghindari Billshock Pada Tarif Telepon”

  1. rinrin says:

    hati2 juga tentang adanya paket tagihan tetap (biasa diterapkan tanpa ada konfirmasi atau sepihak), dimana konsumen diimingi diskon jika melewati tagihan yg ditetapkan (melebihi jatah), tetapi jika tagihan dibawah jatah yg ditentukan, ditagihkan sesuai dg jatah yg ditetapkan, contoh: biasanya abonemen perumahan sekitar 30 ribuan, kalau tagihan tetap menjadi 70 ribuan, mending kalau bulanannya melebihi 70rb, kalau gak dipake sama sekali tetap ditagih rp 70 rb….

  2. Agus says:

    Sepertinya iklan memang menyesatkan, atau Cust service tidak memberikan keterangan detail mengenai produknya. Seperti yg terjadi pada kartu halo hybrid saya.Dengan niat ingin membatasi limit tagihan 500 rb, malah kebobolan hingga 23 jt.Info diberitahukan setelah saya komplain. Yang dibatasi hanya bicara dan sms saja, data gprs tdk termasuk didalamnya.

  3. firman says:

    dizaman praktis bin pragmatis masih ada aja pelaku usaha yang ngebuat ribet konsumen, bodohnya operator seluler dalam strategi bisnis, dan keculasan operator mengambil keuntungan ngebuat konsumen jijik dengan praktik praktik itu. era jebakan betmen belum berakhir, konsumen diharap menjadi joker untuk melawan operator kotor!

  4. Emma says:

    Saya berlangganan paket blackberry unlimited; dimana paket ini sudah meliputi BBM, Facebook, Twitter, Browsing, Push Email, dan berbagai layanan BlackBerry lain kecuali youtube, video streaming & radio steaming.

    Saya sudah mematuhi itu tapi tetap saja tertagih untuk GPRS, padahal saya sudah mensetting blackberry APN saya dengan blackberry.net. Saya rasa ini sudah merupakan kebohongan publik dari si provider tersebut, karena si provider itu pun tidak pernah memberitahukan step2 yg harus di daftarkan sesuai dengan kebutuhan/paket yg ditawarkan secara publik. Namanya sudah terdaftar dalam paket unlimited tapi masih saja terkena biaya GPRS. Aneh!!

    Jadi berhati-hatilah dengan paket blackberry unlimited yg menggunakan pasca bayar. Dan kredibilitas dari provider yg mengaku mempunyai jaringan terluas juga perlu dipertanyakan.

Leave a Reply